Makassar (Komisi Yudisial) – Biro Perencanaan dan Kepatuhan Internal Komisi Yudisial (KY) melalui Tim Subbagian Hukum dan Organisasi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai EA KY kepada personel Penghubung KY Sulawesi Selatan (SulSel).
Bimtek yang dilaksanakan di kantor Penghubung KY SulSel pada Kamis (11/12/25) kali ini merupakan lanjutan dari Bimtek JDIH yang telah dilakukan sebelumnya pada bulan Juli lalu secara daring kepada seluruh personel Penghubung KY yang berada di 20 Provinsi.
“Tidak bisa dipungkiri bimtek yang sebelumnya dilakukan secara daring tentunya sangat terbatas, untuk itu melalui bimtek lanjutan ini kami melakukan pendampingan secara langsung dengan menjelaskan kembali secara detail sekaligus mempraktikkan teknis unggah data, memilih kata kunci, merangkum inti dokumen hingga penyusunan abstrak yang sesuai dengan standar JDIH agar kedepannya Penghubung KY SulSel dapat menyajikan dokumentasi hukum yang sesuai standar dan mudah diakses oleh masyarakat”, jelas Reza Putri (Tim Subbagian Hukum dan Organisasi)
Penghubung KY SulSel mengakui masih banyak yang belum dipahami sehubungan dengan muatan dan teknis JDIH, sehingga bimtek lanjutan JDIH ini dirasakan begitu penting untuk memperoleh informasi secara lengkap mengenai JDIH.
“Dengan bimtek lanjutan ini kami semakin paham mengenai JDIH termasuk teknisnya, banyak hal yang menjadi pertanyaan dan kebingungan kami selama ini akhirnya bisa terjawab dalam bimtek lanjutan ini. Apalagi JDIH ini menjadi salah satu indikator capaian kinerja Penghubung KY”, ungkap Azwar Mahis selaku Koordinator Penghubung KY SulSel
Bukan hanya itu, setelah menguraikan secara rinci mengenai JDIH, melalui kesempatan ini pula Penghubung KY SulSel memperoleh penjelasan mengenai Enterprise Architecture (EA) KY. Ini merupakan cetak biru KY yang terintegrasi untuk menyelaraskan strategi bisnis dan teknologi informasi. Penghubung KY diperlihatkan isi dalam EA tersebut yang di dalamnya tergambar mengenai struktur oraganisasi KY yang terdiri dari berbagai bisnis proses.
“KY sedang mengembangkan EA, yang harapannya dengan ini kita dapat melihat alur kerja yang ada di setiap bagian di KY, dan untuk itu perlu kerja sama dari semua biro yang ada di pusat termasuk penghubung KY di daerah” ujar Reza.
Reza pun menambahkan bahwa masih banyak yang perlu dibenahi sehubungan dengan EA KY ini, dibutuhkan masukan termasuk dari Penghubung KY dalam pengembangannya dan tentunya diperlukan komitmen bersama terhadap penerapanya.
Penghubung KY SulSel melihat EA ini sebagai sebuah langkah maju untuk KY dan tentunya siap mendukung pengembangan dan penerapannya.
“EA ini sangat menarik, merupakan bentuk inovasi dari KY dalam rangka meningkatkan integritas layanan dan membuat KY menjadi lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugas dan fungsinya demi terwujudnya peradilan bersih. Untuk itu kami siap untuk mensupport dalam peningkatan EA ini” pungkas Azwar.


